5 Hal yang Wajib Diperhatikan Oleh Penyandang Disabilitas Sebelum Memakai Kaki Palsu

5 Hal yang Wajib Diperhatikan Oleh Penyandang Disabilitas Sebelum Memakai Kaki Palsu- Penyandang disabilitas yang menggunakan prostesis untuk berjalan pada umumnya harus diamputasi karena berbagai alasan.

Prostetik juga tidak bisa segera dipasangkan. Pihak palsu harus dimodifikasi sesuai dengan kondisi pengguna. Waktu pemasangan juga tidak dapat dilakukan setelah amputasi selesai.

Untuk mengetahui detail lebih lanjut, pertimbangkan tanda-tanda berikut sebelum mengenakan prostesis:

Waktu Instalasi

kurnia putra ortopedi

Siam Bastian, seorang teknisi anggota badan buatan dari Yayasan Perawatan Tunadaksa atau YPTD, mengatakan bahwa seseorang yang kakinya atau kakinya diamputasi hanya bisa menggunakan kaki atau prosthesis setelah enam bulan. Pemasangan prostesis 6 bulan sebelum amputasi membawa risiko operasi yang tinggi.

“Tampaknya dari luar bahwa bekas luka amputasi telah dihilangkan, tetapi kondisi di dalamnya tidak diketahui,” kata Siyam kepada Tempo pada ulang tahun ke-30 Sogo di Hin Ann Building di Jakarta, Kamis 27 Februari 2020.

Saat mengenakan kaki buatan, ada fokus pada bagian kaki yang diamputasi. Jika luka amputasi tidak sembuh dengan baik, ia harus menggunakan kaki tiruan, menurutnya, kemungkinan cedera baru atau bahkan jahitan yang patah. “Ini bahaya besar,” katanya.

Usia Pengguna Prostetik

Siyam mengatakan usia pengguna prostetik juga memengaruhi kemampuan menggunakannya. Siyam mengatakan bahwa hanya mereka yang memakai prostesis di atas usia lima puluh yang umumnya mengalami kesulitan menjaga keseimbangan. Karena itu, saya sarankan sebelum menggunakan prostesis, belajar berjalan dengan tongkat terlebih dahulu untuk berolahraga keseimbangan.

Beralih dari Kursi Roda ke Kaki Palsu

Orang cacat yang menggunakan kursi roda dan masih berjalan menggunakan kaki palsu tdk direkomendasikan. Siyam menyarankan agar mereka menjauhkan diri dari kursi roda dan belajar berdiri di atas tongkat, kemudian berjalan perlahan. Dia berkata: “Jika Anda masih bisa berjalan, jangan tinggal di kursi roda terlalu lama karena dapat menyebabkan kemalasan.”

Kunci Kaki Palsu

Seorang pengguna prostetik, Muhammad Farhan, 20, menjelaskan cara meluruskan. Sebagai catatan, kaki kiri Farhan diamputasi di paha. Prostesis ditunjukkan di sekitar lutut, khususnya di sisi kiri dan kanan yang menghubungkan paha bawah dan betis atas.

Ada logam yang menutup kaki prostesis dengan betis sehingga tidak menekuk. Menurut Farhan, pengguna prostetik yang masih seimbang harus memastikan bahwa logam menutup paha dan betis, sehingga mereka selalu tegak.

“Jika ini adalah pertama kalinya Anda menggunakannya, gunakan kaki palsu yang tidak bisa ditekuk untuk menjaga keseimbangan,” katanya. “Jika kamu menggunakan paha dan betis yang bisa menekuk, maka tidak seimbang, maka tubuh bisa jatuh kembali.”

Perbedaan antara Prosthetics dan Prostheses

Siam Bastian menjelaskan perbedaan antara membuat prosthetics dan prosthetics. Menurutnya, tangan kompensasi pada umumnya hanya fungsi pelengkap atau estetika karena tidak ada bagian yang dapat dipindahkan. “Kalaupun ada tangan palsu yang bisa digerakkan dengan pergelangan tangan atau jari, harganya sangat mahal,” katanya.

Siyam menyatakan bahwa prosthetics, tidak seperti prosthetics, memerlukan perawatan khusus tergantung pada bagian yang diamputasi. Prostetik melakukan penyesuaian pada bagian kaki yang diamputasi dan sendi yang bisa digerakkan, seperti lutut dan pergelangan kaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*