Fungsi Ekor Pada Hewan

Halo kawan semua kali ini kita akan membahas tentang fungsi ekor pada hewan. Btw kalian penasaran nggak sih apa sih fungsi ekor pada hewan?

Taukah kalian tidak semua hewan di dunia memiliki ekor. Ekor pada hewan memiliki fungsi yangberbeda-beda pada tiap hewan.

Hal ini tergantung dari lingkungannya masing-masing di mana mereka hidup ya kawan, karena ini juga berhubungan dengan kebiasaan kehidupan sehari-hari dari si binatang.

Namun sebelum itu kawan jika kalian suka sekali mencari atau membaca informasi seputar flora dan fauna kalian bisa juga membacanya di fatasama.com

Fungsi Ekor Pada Hewan

Penasaran dengan apa saja fungsi ekor pada hewan? Mari simak penjelasannya berikut ini!

Melindungi Penyeimbang Pergerakan Tubuh

Untuk sebagian hewan, ekor mempunyai guna bagaikan penjaga penyeimbang misalnya pada metode ikan tidur di dalam air, paling utama dikala melaksanakan gerakan tertentu.

Seperti contoh pada kucing yang memakai ekor mereka sebagai keseimbangan dikala berjalan di tempat tempat “beresiko” seperti atap rumah ataupun pinggir jurang.

Tidak hanya itu pula terdapat guna yang masih berkaitan dengan menyeimbangkan tubuh ialah menolong pergerakan. Burung serta ikan memakai ekor bagaikan pengendali arah bergerak, serta cheetah memakai ekor buat menolong proses berbelok serta berputar dikala lagi berlari kencang mengejar mangsa.

Ekor tersebut menolong hewan buat sanggup melaksanakan gerakan dengan aman serta gerakan apapun yang terbuat oleh ekor berhubungan dengan sinyal otak serta keadaan area sehingga secara biologis bisa membagikan kemudahan serta melancarkannya secara otomatis.

Sebagai Alat Komunikasi

Contoh hewan yang memakai ekor bagaikan perlengkapan komunikasi merupakan burung merak serta anjing pula pada metode pinguin tumbuh biak.

Burung merak jantan memakai ekornya yang sangat menawan bagaikan perlengkapan buat menarik atensi merak betina supaya mendekat buat melakukan pernikahan.

Sebaliknya anjing memakai ekor bagaikan media buat mengantarkan suatu( umumnya kepada pemiliknya ataupun kepada anjing lain).

Anjing hendak menggoyang goyangkan ekor dikala merasa bahagia, merendahkan ekor dikala merasa pilu, terlipat diantara kaki dikala lagi takut ataupun ada bahaya, dsb. Perihal itu dapat dimengerti bagaikan dasar bahasa badan hewan anjing ya sobat.

Sebagai Alat Pertahanan Diri

Proteksi diri jadi perihal yang sangat berarti untuk hewan paling utama yang hidup di alam liar dimana mereka wajib hidup mandiri serta berpindah pindah buat memperoleh tempat sangat nyaman.

Buaya, kalajengking, kanguru, ular serta kadal merupakan contoh hewan yang memakai ekor bagaikan perlengkapan buat mempertahankan diri. Sebagian hewan memakai ekor secara langsung buat melanda lawan, semacam buaya, kalajengking serta kanguru.

Terdapat pula yang memakai ekor bagaikan pengalih atensi, semacam yang dicoba kadal serta cicak.

Menjaga Temperatur Suhu Tubuh

Dalam perihal ini misalnya yakni hewan rubah yang hidup di wilayah dengan pergantian temperatur sangat dingin, mereka memakai ekor mereka yang panjang serta hangat bagaikan selimut natural.

Melindungi supaya mereka tidak mati kedinginan dikala tidur ataupun berkegiatan. Contoh lain merupakan hewan leopard salju, ialah sejenis kucing, pula memakai ekor mereka yang panjang serta tebal buat menutupi leher serta bagian badan lain dikala malam hari supaya tidak kedinginan.

Cadangan lemak

Untuk sebagian hewan, ekor merupakan tempat penyimpanan cadangan santapan yang sangat berarti. Misalnya buaya. Dekat 60 persen dari tenaga yang mereka bisa dari santapan hendak ditaruh dalam wujud lemak di dalam ekor mereka yang besar serta kokoh.

Cicak serta tokek juga melaksanakan perihal yang sama. Kita dapat memandang apakah seekor cicak menemukan lumayan santapan ataupun tidak dengan metode memandang dimensi ekornya. Bila ekornya gendut, hingga cicak tersebut sehat.

Hingga cicak hendak sangat rugi bila hingga wajib memutuskan ekornya, sebab itu berarti dia hendak kehabisan cadangan lemaknya.

Fungsi lainnya

  • Tidak hanya fungsi- fungsi yang jelaskan di atas, masih banyak hewan yang menggunakan ekor mereka buat bermacam guna ialah semacam:
  • Hewan kera memakai ekornya panjang bagaikan tangan yang dapat menolong memanjat tumbuhan, berhubungan dengan sesama kera, sampai memegang ranting tumbuhan ataupun buah pisang kala makan.
  • Kuda serta sapi memakai ekor buat mengusir lalat serta serangga lain yang tiba menggaggu.
  • Kalajengking merupakan hewan predator. Santapan mereka merupakan hewan- hewan kecil semacam serangga, laba- laba, kadal, apalagi tikus. Gimana metode kalajengking menangkap mangsanya? Pasti saja dengan memakai sengat beracun pada ekornya. Lumayan sekali sengat saja sanggup melumpuhkan apalagi menewaskan mangsanya, serta sang kalajengking juga tinggal memakannya.
  • Berang- berang yang hendak menepuk- nepukkan ekornya ke air bila terdapat predator ataupun musuh yang mendekat. Begitu pula dengan rusa, yang hendak mengibas- ngibaskan ekornya buat memperingatkan sahabatnya kala terdapat bahaya.
  • Hewan semacam panda merah serta rubah memiliki ekor yang sangat panjang, nyaris sejauh tubuh mereka sendiri. Tidak hanya panjang, ekor mereka pula berbulu tebal, serta warnanya terdapat tujuan spesial di baliknya. Panda merah serta rubah melingkarkan ekornya ke tubuhnya semacam selimut buat menghangatkan diri dikala tidur di area yang dingin.
  • Hippopotamus ataupun kuda nil memakai ekornya dengan metode yang dapat terbilang menjijikan. Kuda nil mencirikan wilayahnya dengan membuang kotoran. Kala kuda nil membuang kotoran, mereka hendak memutar- mutar ekornya biar kotorannya tersebar kemana- mana, perihal tersebut bagaikan indikator wilayahnya yang hendak mencakup zona yang lebih luas.

Penutup

Nah kawan-kawan sampai disini dulu pembahsan mengenai fungsi ekor pada hewan. Semoga bisa memperkaya wawasan kawan sekalian. Sekian dan sampai berjumpa pada pembahasan berikutnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*